ringkasan sosiologi

Ringkasan Materi Fungsi Sosiologi untuk mengenali Gejala Sosial di Masyarakat

Posted on
Advertisements

Berikut ringkasan materi Sosiologi untuk kelas 10 yang membahas tentang Fungsi Sosiologi untuk mengenali Gejala Sosial di Masyarakat. Semoga ringkasan ini bermanfaat sebagai media penunjang kegiatan belajar kamu di rumah ataupun di sekolah.

Kelas 10 Fungsi Sosiologi untuk mengenali Gejala Sosial di Masyarakat 

fungsi sosiologi
Photo by Harrison Haines on Pexels.com

Manusia sebagai makhluk individual 

Kata Individu mempunyai arti yang berbeda dengan individualisme dan individualis.

Individualisme adalah paham yang mementingkan hak perseorangan disamping kepentingan masyarakat atau negara.Sedangkan Individualis yaitu sikap yang hanya mementingkan diri sendiri.

Manusia sebagai makhluk sosial 

Menurut Aristoteles, manusia pada kodratnya adalah makhluk sosial. Karena manusia tidak akan memperoleh sesuatu dengan sendiri dan juga disisi lain manusia juga perlu  bersosialisasi dengan orang-orang yang disekitarnya.

Kehidupan sosial dibutuhkan Sejak seseorang lahir karena seseorang sudah membutuhkan bantuan orang lain.

Interaksi Sosial yaitu hubungan timbal balik antara individu dengan orang lain yang menjadi hubungan pertemanan.

Fungsi Sosiologi sebagai ilmu sosial

Sosiologi menurut Comte yaitu ilmu tentang gejala sosial yang tunduk pada hukum alam dan tidak berubah-ubah.

Dinamika sosial yaitu berhubungan dengan masyarakat keseluruhan yaitu sebagai unit analisis dan juga menjelaskan bagaimana mereka berkembang dan berubah dengan melalui waktu.

Sosiologi sebagai ilmu tentang gejala  sosial juga disampaikan oleh Pitirim A.Sorokin.

Ada beberapa macam definisi menurut beberapa tokoh:

  1. Max Weber = Sosiologi mempelajari Tindakan-tindakan sosial.
  2. Anthony Giddens = Sosiologi merupakan studi tentang kehidupan sosial manusia,kelompok,dan masyarakat . Menurut Anthony,ilmu ini sangat mempesona dan menarik,karena subjeknya adalah perilaku manusia sendiri sebagai makhluk sosial.
  3. Joseph Roucek dan Ronald Warren = Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan anatarmanusia didalam kelompok.
  4. Mayor Polak = Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari masyarakat sebagai keseluruhan,yakni hubungan antara manusia dan manusia,manusia dan kelompok,serta kelompok dan kelompok,baik formal maupun material,statis maupun dinamis.
  5. Herbert Spencer = Sosiologi mempelajari tumbuh,tumbuh,bangun,dan kewajiban masyarakat.

Objek Sosiologi

Sosiologi yaitu berasal dari kata socius dan logos.Socius (Bahasa latin) yang artinya “kawan” dan logos (Bahasa Yunani) berarti “kata” atau berbicara, demikian Sosiologi berarti ilmu yang mempelajari masyarakat.

Objek kajian Sosiologi merupakan masyarakat.

Dalam sosiologi yaitu mempelajari masyarakat sebagai objek kajian dan juga sosiologi memfokuskan studi nya pada:

  • Hubungan timbal balik antara manusia satu dengan yang lain nya.
  • Hubungan antara individu dan kelompok
  • Hubungan antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lainnya 
  • Proses yang timbul dari hubungan-hubungan tersebut dalam masyarakat 

Unsur-unsur masyarakat sebagai objek studi sosiologi 

  1. Manusia yang hidup bersama merupakan suatu kesatuan 
  2. Memiliki system komunikasi dan peraturan yang mengatur hubungan anatarmanusia dalam masyarakat.
  3. Manusia yang hidup bersama merupakan suatu sistem hidup bersama,yang menimbulkan kebudayaan di mana setiap anggota masyarakat merasa bahwa dirinya masing-masing terikat dengan kelompoknya.

Sosiologi dan pengetahuan umum ( Common Sense)

Sosiologi meneliti berbagai hal yang diketahui kebanyakan orang.

Sosiologi memiliki perbedaan dari pengetahuan umum ada 2 yaitu :

  1. Para sosiolog menggunakan imajinasi sosial.Ketika meneliti rutinitas kehidupan sehari-hari keluarga,para sosiolog melihat lewat cara dan pandangan berbeda.
  2. Para sosiolog melihat bukti-bukti dari suatu isu sebelum membuat kesimpulan.

Sosiologi sebagai ilmu Pengetahuan

Sosiologi yaitu pengetahuan muncul karena ada rasa ingin tahu tentang hal-hal dalam kehidupan yang terjadi di masyarakat.

Hanya pengetahuan yang tersusun sistematis dengan mengunakan kekuatan pemikiran saja yang dapat disebut ilmu pengetahuan (science).

Ciri-ciri sosiologi sebagai ilmu pengetahuan sebagai berikut:

  1. Sosiologi bersifat empiris.Sosiologi tidak spekulatif dan hanya mengunakan akal sehat. Sosiologi melakukan kajian tentang masyarakatb berdasarkan  hasil observasi.
  2. Sosiologi bersifat kumulatif.Teori-teori sosiologi dibentuk berdasarkan teori-teori yang telah ada sebelumnya dalam arti memperbaiki,memperluas ,dan memperluas teori-teori lama.

Metode Ilmiah 

Sosiologi ada dua macam metode ilmiah diantara nya  metode kualitatif dan kuantitatif.

Metode kualitatif yaitu lebih utamakan cara kerja dengan mendekskripsikan hasil penelitian berdasarkan berdasarkan penilaian penilaian terhadap data yang diperoleh.

Metode ini digunakan apabila subjek penelitian tidak dapat terukur.

Metode kuantitatif lebih mengutamakan keterangan berdasarkan angka-angka atau gejala-gejala yang diukur dengan skala,indeks,table,atau uji statistik.

Langkah-langkah dalam sebuah penelitian sosiologi yaitu : 

  1. Mengidentifikasi masalah
  2. Merumuskan masalah dan menentukan ruang lingkup penelitian
  3. Merumuskan hipotesis yang relevan dengan masalah yang diajukan
  4. Memilih metode pengumpulan data
  5. Mengumpulkan data 
  6. Menafsirkan data 
  7. Membuat kesimpulan 

Metode-metode diatas dapat dijadikan acuan untuk mengkaji gejala sosial yang terdapat di masyarakat,sehingga melalui pengamatan yang seksama anda telah melakukan penelitian secara sederhana.

Hubungan Sosiologi dengan ilmu lain

Seorang sosiolog sama seperti psikologi,antropologi,ilmuan politik,ahli ekonomi,dan ilmuan sosial lain nya,mempelajari perilaku sosial dan juga mempelajari perubahan sosial.

Perbedaan sosiologi dengan dan disiplin ilmu lain nya yaitu

Psikolog,melakukan analisis perilaku seseorang sementara itu,unit analisis yaitu seorang sosiolog yaitu masyarakat.

GEJALA SOSIAL 

Gejala sosial ialah  peristiwa yang terjadi di antara manusia,baik secara individu maupun secara bersama atau berkelompok (Gulo,2010).

Gejala sosial muncul dari aktivitas masyarakat.Aktivitas masyarakat mempunyai pengaruh yang lebih kuat dari pada lingkungan geografis atau teknis dalam menentukan kegiatan individu.Masyarakat melalui kegiatannya menentukan keyakinan,keinginan,dan motif perilaku dari anggota mereka.

Contoh gejala sosial antara lain adalah kejahatan,kemiskinan,perang,kewirausahaan,dan persamaan gender.

Heterogenitas dan homogenitas penduduk  berbeda.dibandingkan dengan perkotaan,dan umumnya masyarakat pedesaan relative lebih homogen daripada masyarakat yang berada di perkotaan.

Gejala sosial 

Gejala sosial berbeda dengan gejala alam.Gejala-gejala alam yaitu peristiwa  yang berlangsung di alam dan bukan karena perbuatan manusia secara langsung.Misalnya gempa bumi,gunung berapi meletus,dan banjir.

Karakteristik Gejala Sosial

Ada berbagai gejala karakteristik gejala sosial.Diantaranya adalah sebagai berikut

  • Gejala sosial kompleks
  • Gejala sosial beranekaragam
  • Gejala sosial tidak bersifat universal
  • Gejala sosial bersifat dinamis 
  • Gejala sosial tidak mudah dimengerti 
  • Gejala sosial kurang objektif 
  • Gejala sosial bersifat kualitatif
  • Gejala sosial sulit diprediksi
Bentuk dan jenis Gejala Sosial 

Ada beberapa gejala sosial,menurut Pitrim A.Sorokin, yang dapat dikelompokkan dalam berbagai jenis.

Diantaranya yaitu : 

  1. Gejala sosial religious
  2. Gejala sosial ekonomi
  3. Gejala sosial politik 
  4. Gejala sosial hukum 

Gejala sosial menurut Norman Blaikie yaitu: 

  • Gejala sosial mikro 
  • Gejala sosial meso 
  • Gejala sosial makro 
rangkuman
Gravatar Image
Situs yang menyajikan ringkasan materi yang singkat dan padat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *