ringkasan sosiologi

Ringkasan Materi Pengendalian Kehidupan Masyarakat

Posted on
Advertisements

Kesempatan berbahagia ini akan kami share terkait ringkasan materi sosiologi kelas 10 Bab 7 Semeter 2 K13 revisi tentang Pengendalian Kehidupan Masyarakat secara detail berikut ini.

Catatan Penting
Untuk mengakses materi Sosiologi lengkap dari kelas 10, 11, dan 12 kamu bisa klik tombol ringkasan materi di bawah ini!.

Pengendalian Kehidupan Masyarakat

Pengendalian Kehidupan Masyarakat
Photo by Felicity Tai on Pexels.com

Masyarakat sebagai Sistem Sosial

Pengertian Masyarakat

Kita pahami bersama terkait definisi masyarakat berdasarkan pendapat ahli sosiologi.

Emile Durkheim

Masyarakat merupakan sebuah kenyataan objektif para individu dimana merupakan angggotanya. 

Max Weber

Masyarakat merupakan sebuah struktur aksi yang pokoknya ditentukan harapan serta nilai dominan terhadap masyarakat. 

Karl Marx

Masyarakat merupakan struktur menderita ketegangan orgainisasi maupun perkembangan karena pertentangan diantara kelompok terpecah-pecah.

Koentjaraningrat

Masyarakat merupakan kesatuan hidup dari setiap makhluk manusia terikat dengan sistem adat tertentu. 

Mayor Polak

Masyarakat merupakan wadah segenap antar hubungan sosial terdiri banyaknya kolektivitas dan kelompok, serta setiap kelompoknya terdiri dari kelompok lebih kecil. 

Warren dan Roucek

Masyarakat merupakan sekelompok manusia mempunyai rasa serta kesadaran bersama, yang aman berdiam atau tempat tinggal pada daerah sama. 

Paul B. Horton

Masyarakat merupakan sekumpulan manusia secara relative mandiri, hidup lumayan lama, mendiami wilayah tertentu, mempunyai kebudayaan sama, serta lakukan sebagian besar aktivitas pada kelompok tertentu. 

Ciri suatu masyarakat umumnya yaitu:

  • Manusia hidup bersama
  • Bercampur maupun bergabung pada waktu lumayan lama
  • Sadar merupakan adalah satu kesatuan
  • Adalah sistem hidup bersama.

Masyarakat sebagai Sistem

Sebagai sistem, individu yang ada pada masyarakat yang saling berhubungan maupun interaksi, seperti lakukan kerjasama untuk penuhi kebutuhan hidup.

Sistem Sosial

Sistem merupakan bagian saling berkaitan dengan satu bersama lainnya. Sistem sosial sendiri yaitu sistem terdiri atas elemen-elemen sosial. Elemen tersebut yaitu tindakan sosial dilakukan individu berinteraksi satu brsama lainnya.

Struktur Sosial

Struktur sosial cakup susunan status serta peran yang ada ada satuan sosial. Pada struktur sosial ada unsur sosial pokok, misalnya kaidah sosial, lembaga sosial, kelompok sosial, serta lapisan sosial.

Masyarakat sebagai Sistem

Berdasarkan Charles P. Loomis, dimana masyarakat ini sebagai sistem sosial terdiri dari 9 unsur yaitu:

  • Kepercayaan serta pengetahuan
  • Perasaan
  • Tujuan
  • Kedudukan atau status dan peran atau Role
  • Norma maupun kaidah
  • Pangkat maupun tingkat
  • Kekuasaan
  • Sanksi
  • Fasilitas/sarana

Pengendalian Sosial

Pengertian Pengendalian Sosial

Pengendalian sosial dapat dilakukan agar dapat menjamin nilai serta norma sosial berlaku ditaati masyarakat.

Pengendalian sosial diartikan suatu proses direncanakan maupun tidak direncanakan dimana memiliki tujuan agar dapat mengajak, memaksa, bahkan membimbing kalangan masyarakat supaya memathi nilai serta kaidah berlaku.

Bisa dipahami definisi pengendalian sosial dapat dikemukakan sosiolog, yaitu:

Peter L. Berger

Pengendalian sosial merupakan banyak cara digunakan masyarakat agar dapat terbitkan anggotanya menyimpang. 

Bruce J. Cohen

Pengendalian sosial yaitu cara maupun metode digunakan agar dapat mendorong supaya berperilaku yang selaras dengan masyarakat maupun kelompok tertentu. 

Joseph S. Roucek 

Pengendalian sosial merupakan segenap cara serta proses pengawasaan direncanakan maupun tidak direncanakan bertujuan untuk mendidik, mengajak, maupun memaksa masyarakat supaya mematuhi norma serta nilai berlaku. 

Berdasarkan pengertian tersebut, bisa disimpulkan bahwa suatu pengendalian sosial diantaranya sistem serta proses yang :

  • Mendidik
  • Mengajak
  • Memaksa

Tujuan serta Ciri Pengendalian Sosial

Ciri Pengendalian Sosial 
  • Cara maupun metode tertentu pada masyarakat.
  • Memiliki tujuan untuk capai keserasian antar stabilitas bersama perubahan terus terjadi pada masyarakat. 
  • Bisa dilakukan suatu kelompok pada kelompok lain maupun kelompok pada individu.
  • Dilakukan dengan timbal balik meski kadang tidak disadari kedua pihak.
Tujuan Pengendalian Sosial
  1. Tujuan eksploratif, dikarenakan dimotivasi oleh kepentingan individu, baik langsung ataupun tidak.
  2. Tujuan regulative, yang dilandasi kebiasaan maupun adat.
  3. Tujuan konstruktif maupun kreatif, yang diarahkan perubahan sosial dianggap bermanfaat.

Jenis Pengendalian Sosial

Berdasarkan Tujuan dan Sifat

Berdasarkan sifat serta tujuannya, tentu kenali pengendalian represif, pengendalian preventif, dan pengendalian gabungan.

Berdasarkan Resmi dan Tidak

Berdasarkan resmi maupun tidaknya, kita pun harus kenali pengendalian resmi serta pengendalian tidak resmi.

  1. Pengendalian resmi merupakan pengawasan didasarkan maupun penugasan badan-banda resmi.
  2. Pengendalian tidak resmi yaitu pengendalian dilakukan sendiri oleh masyarakat serta dilakukan demi terjaganya aturan tidak resmi masyarakat.
Berdasarkan Siapa Melakukan Pengendalian
  • Pengendalian institusional merupakan pengaruh datang dari pola kebudayaan dimiliki suatu institusi.
  • Pengendalian berpribadi, yaitu pengaruh baik maupun buruk datang dari kalangan masyarakat. 

Cara Pengendalian Sosial

Pengendalian Tanpa Kekerasan/Persuasi

Pengendalian yang sau ini dilakukan pada masyarakat relative hidup pada keadaan tentram.

Pengendalian dengan Kekerasan/Koersi

Pengendalian tersebut dilakukan untuk masyarakat kurang tenteram maupn jika cara pengendaliannya tanpa kekeranan tidak sukses. Jenis pengendalian kekerasan tersebut yaitu pervasi dan komplusi.

Pengendalian Formal

Pengendalian dengan formal bisa dilakukan melalui:

  • Hukuman fisik
  • Lembaga pendidikan
  • Lembaga keagamaan
Pengendalian Informal

Pengendalian ini secara informal/tidak resmi bisa dilakukan melalui:

  • Desas-desus
  • Pengucilan
  • Ejekan
  • Celaan

Pola Pengendalian Sosial

Proses pengendalian ini umumnya dilakukan oleh pola berikut ini:

  1. Pengendalian kelompok pada kelompok
  2. Pengendalian kelompok pada anggotanya
  3. Pengendalian pribadi pada pribadi lain
  4. Pengendalian individu pada kelompok

Agen/ Media Pengendalian Sosial

Berbagai pranata sosial memiliki peran sebagai salah satu agen pengendalian yaitu:

  • Kepolisian
  • Pengadilan
  • Tokoh adat
  • Tokoh agama
  • Tokoh masyarakat
  • Sekolah
  • Keluarga
  • Mahasiswa

Fungsi Pengendalian Sosial

Koentjaraningrat identifikasikan fungsi pengendalian ini berikut ini:

  1. Mempertebal keyakinan kalangan masyarakat mengenai kebaikan norma.
  2. Memberi imbalan terhadap warga menaati norma
  3. Kembangkan rasa malu
  4. Kembangkan rasa takut
  5. Ciptakan sistem hukum

Sumber Materi: Buku Sosiologi Kelas 10 Semester 1 Terbitan BSE

rangkuman
Gravatar Image
Keseharian mengajar, hobi menulis dan membaca buku.

Leave a Reply

Your email address will not be published.