ringkasan materi sosiologi

Ringkasan Materi Penulisan Laporan Penelitian

Posted on
Advertisements

Ringkasan materi di bawah ini akan disampaikan dengan detail mengenai materi Sosiologi Kelas 12 Bab 5 Semester 2 K13 Revisi yang akan membahas tentang Penulisan laporan Penelitian, berikut ringkasan materinya.

Catatan Penting
Untuk mengakses materi Sosiologi lengkap dari kelas 10, 11, dan 12 kamu bisa klik tombol ringkasan materi di bawah ini!.

Penulisan Laporan Penelitian

Penulisan Laporan Penelitian
Photo by Christina Morillo on Pexels.com

Garis Besar Laporan

Laporan penelitian supaya bisa dipahami pembaca, penulisannya harus perhatikan persyaratan tertentu. Penulisan laporan secara ilmiah berbeda degan aturan apabila menulis novel maupun sejarah. 

Laporan Sementara

Laporan sementara dibuat jika sudah terkumpul, buku penunjang sudah lengkap, serta kerangka laporan sudah disiapkan. Anda persiapkan diri untuk menulis laporan sementara dan teutama pada bagian penting isi laporan. Hal demikian dilakukan supaya setiap bagian penelitian disusun dengan bertahap hingga bahan laporannya tidak tumpuk akibatnya menjadi malas dikerjakan. 

Penyusunan Kerangka Laporan

Kerangka laporan ada karena tidak setiap kalangan bisa menuangkan hasil pemikiran secara langsung serta terperinci, namun dibuat dahulu garis besarnya laporann akan ditulisnya. Kerangka laporan tersebut semacam pembuatan perencanaan kerja disusn seriap organisasi maupun instansi hingga rencana harus diselesaikan berdasarkan target waktu ditentukan. 

Pokok Pikiran pada Kerangka Laporan

Kerangka laporan sudah dibuat maka harus disusun isi penting dari irutan kerangka laporannya. Tentu penuangan isi kerangka laporannya harus berdasarkan masalah diajukan. 

Penggunaan Waktu

Waktu disediakan ada penulisan karya ilmiah, terlihat singkat maupun kurang dari 1 semester. 

Menyusun Haisl Penelitian

Laporan penelitian adalah hasil yang akhir dari setiap proses penelitian diwujudkan untuk bentuk karya ilmiah. Langkah trebaik untuk capai perkembangan pemikiran setiap manusia, yaitu:

Isi Laporan

  1. Judul, dibuat dengan jelas, ringkas, serta menggambarkan isi laporannya. 
  2. Kata pengantar, adalah keterangkan dari peulisnya tentang isi laporan penelitian. 
  3. Daftar isi, umumya ditempatkan sesudah kata pengantar. Daftar isi ini menunjukan bagian laporan merupakan isi dalam setiap bagian dibahas serta membantu penulis untuk menjadikan sebagian dari kerangka penulisan, dan dapat membanu pembacanya agar dapat melihat urutan, struktur, serta pokok-pokok dibahas pada laporan.
  4. Pendahuluan, bagian yang pertama dari laporan ini yaitu pendahuluan, isinya telah menyangkut laoran secara khusus. 
  5. Tubuh laporan, adalah bagian bab sesudah pendahuluan berisi bagian pokok-pokoknya. 
  6. Kesimpulan dan saran, adalah inti hasil penelitian mauun adanya temuan selama pengumpulan seta pengolahan data. 
  7. Lampiran, isinya bahan kurang praktis maupun menggangu penyajian apabila dimasukan pada bagian maupun bab.
  8. Kepustakaan, adalah bagian menampilkan sumber pendukung berupa buku, laporan, majalah, jurnal, surat kabar, dokumen dipublikasikan. 

Merumuskan Kesimpulan dan Saran 

Bagian akhir laporan penelitian yaitu kesimpulan merupakan hasil keseluruhan laporan penelitian. Sebelum dibuatkan kesimpulan, sebaiknya penulis harus pahami isi penelitiannya, terutama hasil pengolahan suatu data serta temuan selama mengumpulkan data. 

Kesimpulan serta saran adalah bagian paling penting dari sebuah laporan penelitian. Tentu keduanya sangat berhubungan serta berkaitan sangat erat hingga kesimpulan dengan jumlah lengkap jika tidak ada saran. 

Menyajikan Laporan

Laporan penelitian untuk karya tulis harus dipertanggung jawabkan sebagai kebenaran sesuai dengan permasalahan diajukan pada penelitian. Berbagai bentuk diskusi kelas seringkali digunakan, yaitu:

  1. The social problem meeting, diskusi dilakukan siswa di kelas maupun lingkungan sekolahnya. 
  2. The opened meeting, para siswa diskusi tentang masalah apa berhubungan bersama kehidupan keseharian.
  3. The educational – diagnosis meeting, siswa berdiskusi tentang pelajaran di kelas, artinya saling koreksi pemahamannya atas pelajaran diterimanya. 

Menyajikan laporan dari diskusi mempunyai berbagai keuntungan, diantaranya:

  1. Mempertinggi peran setiap orangnya pada sebuah kelompok, baik menyajikan ataupun membahas hasil laporannya, hingga etiap kalangan mempunyai tanggung jawab masing-masingnya. 
  2. Mempertinggi peran dan kelas dengan keseluruhan
  3. Memupuk sikap saling hargai pendapat sekitar. 

Peran pada aktivitas diskusi, yaitu:

  1. Kelompok penyaji dengan siswa sajikan laporan penelitian.
  2. Moderator merupakan siswa mengatur jalan diskusi, misalnya buka diskusi, persilahkan penyajian laporan penelitiannya, atur jalan tanya jawab, serta menutup diskusi oleh kesimpulan hasil dicapai dari pendiskusian.
  3. Notulis maupun mencatat jalan diskusi serta membuat kesimpulan agar dibacakan pada akhir diskusi. 
  4. Guru awasi serta memberi pengarahan berdasarkan fungsi sebagai pembimbing serta motivator. 

Di bawah ini terdapat bentuk diskusi, yaitu:

  1. Seminar, diskusi kelas diselenggarakan pada rangka bahas laporan penelitian sebenarnya serta mendekati seminar, adaa pembahasan bersifat ilmiah. 
  2. Panel, adalah bentuk diskusi terdiri dari beberapa orang saja. Perbedaan panelnya dengan diskusi yaitu terletak di cara mereka lakukan diskusi. Biasanya diselenggarakan pada acara diskusi melalui televisi hingga pemirsa tidak turut mengambil bagian pada diskusi. 
  3. Symposium, menyerupai panel dikarenakan terdiri dari beberapa pembicaraan. Perbedaannya hanya terletak di pembahasan masalah diajukan. Symposium ini lebih ke sifat formal, adalah beberapa pembicara dahulu. 

Sumber Materi: Buku Sosiologi Kelas 12 Semester 2 Terbitan BSE

rangkuman
Gravatar Image
Keseharian mengajar, hobi menulis dan membaca buku.

Leave a Reply

Your email address will not be published.