materi biologi

Ringkasan Materi Sistem Ekskresi

Posted on
Advertisements

Ringkasan Bab 7 Kelas 11 Materi Biologi tentang Sistem Ekskresi yang akan kami sampaikan dengan singkat dan jelas agar bisa mempermudah kamu dalam mengingat dan memahami materinya, yuk simak ringkasan berikut ya!

Materi Sistem Ekskresi

Sistem Ekskresi
Photo by Mikhail Nilov on Pexels.com

Sistem Eksresi terhadap Manusia

Melakukan eksresi merupakan sebuah ciri dari makhluk hidup, baik manusia, tumbuhan maupun hewan. Eksresi adalah proses pengeluaran zat sisa metabolism telah tidak digunakan tubuh. Zat sisa metabolism adalah zat sampah harus dibuang dari tubuh, zat tersebut yaitu:

  1. Urin dikeluarkan oleh ginjal.
  2. Keringat dikeluarkan kelenjar keringat dari kulit. 
  3. Karbondioksida dikeluarkan paru-paru.
  4. Empedu dikeluarkan hati. 

Ginjal

Organ ginjal adalah alat eksresi utama terhadap tubuh kita. 

1. Struktur Ginjal

Ginjal adalah organ berbentuk sama dengan kacang merah. Ginjal manusia memiliki ukuran sebesar kepala tangan, adalah memiliki ukuran panjang panjang 10 hingga 12 cm, lebar 5-5 cm, serta tebalnya 3-4 cm beratnya yaitu 140gr. Ginjal ada satu pasang terletak pada bagian dorsal dinding tubuh bagian kiri serta tulang belakang. Bagian korteks serta mendula ginjal ada kisaran 1juta nefron. Nefron adalah satuan struktur serta fungsional terkecil dari ginjal. Susunan nefron terdiri dari:

  1. Badan malphigi, meliputi kapsul glomerulus serta bowman.
  2. Tubulus kontortus, meliputi tubulus proksimal, tubulus distal, serta henle
2. Fungsi Ginjal 
  • Menyaring / membersihkan darah
  • Mengatur volume darah
  • Mendaur ulang mineral, air, glukosa, serta gizi
  • Mengatur keseimbangan kandungan kimia darah
  • Jaga darah supaya tidak begitu asam
  • Penghasil hormone
3. Proses Pembentukan Urin

Pembentukan urin dari serangkaian proses panjang serta tahap –tertentu, diantaranya:

  1. Filtrasi, terjadi penyaringan zat racun terjadi pada badan malphiga.
  2. Reabsorbsi, urin primer dari glomerulus berikutnya dialirkan ke tubulus proksimal.
  3. Augmentasi, urin sekunder sudah terbentuk dialirkan pada tubulus distal.
4. Komposisi Urin
  1. Ureum
  2. Keratin
  3. Asam urat
  4. Natrium klorida / garam dapur
5. Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Urin
  1. Jumlah air diminum
  2. Jumlah garam dikeluarkan dari darah
  3. Konsentrasi hormone insulin
  4. Hormone antidiuretic / ADH
  5. Suhu lingkungan
  6. Minimal alkohol serta kafein
  7. Gejolak emosi serta stress
6. Kelainan terhadap Ginjal 
  • Diabetes miletus
  • Diabetes inspidus
  • Batu ginjal
  • Anuria
  • Albuminuria
  • Nefritis

Kulit

Kulit adalah bagian permukaan luar tubuh kita. 

1. Lapisan Kulit Manusia

Kulit manusia yaitu berbagai lapisan. Organ kulit terdiri dari berbagai lapis jaringan, yaitu:

  • Epirdemis / kutikula
  • Dermis / kulit jangat
2.Fungsi Kulit
  1. Melindungi tubuh dari kuman, panas, serta gesekan dari luar
  2. Mengatur pengeluaran air
  3. Mengatur suhu tubuh
3. Kelainan terhadap Kulit
  1. Mencelupkan luka bakarnya pada air dingin agar dapat kurangi rasa sakit. 
  2. Kulit melepuh yang sudah pecah dibersihkan menggunakan sabun serta air lalu diberikan obat jenis sulfadiasin
  3. Lepuh yang pecahtidak harus dipecahkan dikarenakan bisa akibatkan infeksi kuman. 
  4. Minum obat antibiotic.

Paru-paru

woman clinic doctor health
Photo by Anna Shvets on Pexels.com

Percabangan saluran yang mausk terhadap paru-paru adalah bronkus. Setiap bronkus bercabang-cabang menjadi bronkiolus. Pada paru-paru ada alveolus maupun gelembung udara, disini terjadi pertukaran gas oksigen serta karbondioksida

Hati

crop women with decorative hearts sitting near child
Photo by Puwadon Sang-ngern on Pexels.com
1. Struktur Hati

Pada manusia, hati memiliki ukuran kisaran kepalan tangan, beratnya yaitu kurang lebih 2 kg. Hati terdiri dari lobus kiri serta kanan. 

2. Fungsi Hati

Hati merupakan kelenjar tubuh memiliki fungsi sebagai suatu alat eksresi, adalah untuk obat zat serta bahan racun agar dapat dikeluarkan pada empedu serta urin. Diantara fungsi hati yaitu:

  1. Menawarkan racun
  2. Tempat pembentukan serta pemberontakan protein
  3. Tempat pembentukan serta pembongkaran sel darah merah
  4. Hasilkan zat melarutkan lemak
  5. Ubah glukosa menjadi glikogen maupun sebaliknya

Sistem Eksresi terhadap Ikan

Ikan menggunakan ginjal untuk alat eksresi. Ikan memiliki 2 ginjal, memiliki bentuk memanjang serta memiliki warna merah. Ikan menjaga suatu tekanan difusi. Bahkan sebagian besar zat buangan nitrogennya keluar dari tubuh dari difusi keluar dari insang. 

Saluran eksresinya terdapat berupa kloaka maupun saluran urogenital. Pada ikan tawar, penggunaan energy bisa mengembalikan air pada lingkungan. Hal demikian dilakukan agar dapat hindari pengenceran pada ubuhnya. 

Sistem Eksresi terhadap Serangga / Belalang

Di serangga, ada alat eksresi khusus, alat eksresi terhadap serangga yaitu pembuluh malphigi, menempel di ujung akhir ususnya. Proses eksresi ini berlangsung terhadap pembuluh malphigi, urea serta garamnya dialirkan pada usus.

Bahan-bahan yang bisa diserap lagi berupa air serta zat lainnya masih berfungsi dikembalikan dengan cara transport serta osmosis. Bahkan buangan dikeluarkan melalui usus, lalu keluar dengan feses dari anus. 

Sumber Materi: Buku Biologi Kelas 11 Semester 2 Terbitan BSE

rangkuman
Gravatar Image
Keseharian mengajar, hobi menulis dan membaca buku.

Leave a Reply

Your email address will not be published.