materi biologi

Ringkasan Materi Sistem Pernapasan

Posted on
Advertisements

Pada Bab 6 Kelas 11 K 13 Revisi Tentang Sistem Pernapasan di materi Biologi ini akan disampaikan dengan detail, diharapkan Anda bisa memahami serta mengerti terkait fungsi, struktur, serta proses sistem pernapasan dan kelainannya. 

Sistem Pernapasan

sistem pernapasan
Photo by Anna Shvets on Pexels.com

Respirasi terhadap Manusia

Bernapas merupakan sebuah bentuk aktivitas tubh untuk hasilkan energy agar dapat tetap hidup. Proses respirasi yang satu ini bisa berlangsung menggunakan 2 cara, diantaranya:

Repirasi Aerob / Oksidasi

Proses yang satu ini adalah pemecahan molekul menggunakan oksigen, reaksinya yaitu:

C6H12O6 + 6O2 -> 6CO2 + 6H2O + 675 Kalori

Respirasi Anaerob

Proses yang satu ini adalah pemecahan molekul yang tidak gunakan oksigen.

Reaksinya yaitu:

C6H12O6 -> 2C2H5OH + CO2 + 28 Kalori

Respirasi bisa berlangsung oleh 3 tahap, yaitu:

  1. Glikolisis
  2. Siklus Krebs
  3. Rantai transport Eleketron

Struktur dan Fungsi Pernapasan Manusia

Tentunya kita harus mengetahui susunan alat pernapasan terhadap manusia, alat pernapasan tersebut diantaranya yaitu:

Hidung

Hidung adalah alat pernapasan terletak pada luar serta tersusun dari tulang rawan. Fungsi hidung, yaitu:

  1. Menghangatkan udara
  2. Melembabkan udara
  3. Membersihkan udara

Laring

Struktur laring disusun kepingan tulang rawan, diantaranya yaitu:

  1. Tulang rawan epiglottis
  2. Tlang rawan tiroid
  3. Tulang rawan krikoid
  4. Tulang rawan eritenoid
  5. Tulang rawan kuneiforms
  6. Tulang rawan kornoculatum

Trakea / Tenggorokan

Trakea ada pada daerah leher serta disusun oleh bagian tulang rawan memiliki bentuk seperti halnya cincin yang panjangnya kurang lebih 10 cm. 

Bronkus

Bronkus terdiri dari percabangan, adalah bronkus kiri serta kanan. Letak bronkus kanan serta kiri sedikit berbeda. Bronkus kanan lebih vertical dibandingkan kiri. 

Paru-paru

Paru-paru tersusun dari 2 bagian, adalah paru-paru kiri serta kanan. Organ yang satu ini terletak pada bagian dalam rongga dada. 

Proses Pernapasan Manusia

Proses Inspirasi

Proses yang satu ini terjadi pegisapan oksigen dari luar menuju dalam paru-paru, jika otot diafragma berkontraksi, maka diafragmanya mendatar. 

Proses Ekspirasi

Proses yang satu ini terjadi saat menghembuskan udara. Proses ini terjadi proses keluarnya karbondioksida serta uap air dari paru-paru keluar tubuh. 

Mekanisme Pernapasan

Pada umunya paru-paru ini adalah benda elastis. Volume serta tekanan paru-paru dapat diatur bagian-bagian membatasinya, adalah rongga dada serta perut. Maka itu mekanisme paru diatur oleh kedua tubuh tersebut. Sehingga dikenal dengan 2 macam mekanisme pernapasan manusia di bawah ini:

Pernapasan Dana

Pernapasan dada terjadi jika otot tulang rusuk bagian luar berkontraksi, karena tulang rusuk naik serta volume rongga dadanya lebih kecil dibandingkan dengan udara luar. Urutan pernapasan dada, dari proses inspirasi, yaitu:

Tulang rusuk berkontraksi -> tulang rusuk naik -> volume rongga dada semakin besar, akibatnya tekanan udara kecil -> udara masuk 

Proses ekspirasi, yaitu:

Tulang rusuk mengendur -> tulang rusuk turun -> volume rongga dada mengecil karena tekanan udara besar -> udara keluar

Pernapasan Perut

Pernapasan yang satu ini dimana fase inspirasi terjadi jika otot diafragma / sekat rongga dada mendatar serta volume rongga dada semakin besar, hingga tekanan udaranya pada rongga dada akan lebih kecil dibandingkan dengan udara di luar, akibatnya udara akan masuk.

Agar dapat memahaminya, berikut urutan proses insprasi pada urutan pernapasan perut:

Otot mengendur -> otot diafragma mendatar -> volume rongga dada semakin besar -> tekanan udara rongga dada akan lebih kecil -> udara masuk

Sedangkan proses ekspirasinya yaitu:

Otot diafragma berkontraksi -> volume rongga dada mengecil -> tekanan udara rongga dada lebih besar -> udara langsung keluar

Faktor-faktor Mempengaruhi Frekuensi Pernapasan

  1. Umur
  2. Jenis kelamin
  3. Suhu tubuh
  4. Posisi tubuh
  5. Kegiatan tubuh 

Volume Udara Pernapasan

Frekuensi pernapasan siapapun pasti berbeda-beda satu dengan yang lainnya. Jika dihubungkan bersama volume pernapasan, ada berbagai istilah harus diketahui, yaitu:

  1. Ventilasi pulmonal, adalah volume tidak dikalikan bersama jumlah pernapasan setiap menitnya. 500cc x 12 = 6ribu mil /menit.
  2. Ventilasi alveoli, adalah volume udara masuk alveoli dikalikan dengan jumlah pernapasan setiap menitnya. 500cc – 150cc x 12 = 42ratus mil /menit. 

7. Proses Pertukaran Oksigen serta Karbondioksida

Pernapasan Eksternal

Pernapasan eksternal adalah pertuakaran O2 dari udara bersama CO2 dari kapiler darah pada alveolus. Proses pengikatan O2 oleh hemoglobin melalui reaksi, yaitu:

Hemoglobin + O2 -> Oksihemoglobin

Pernapasan Internal

Pernapasan internal ini adalah proses pertukaran O2 serta CO2 dari kapiler darah pada sel tubuh. Pada sebuah pernapasan internal O2 telah terikat dengan hemoglobin pada bentuk oksihemoglobin yang diangkut ke sel. 

HbO2 -> Hb + O2

Pernapasan Buatan

Seseorang dapat alami kesulitan bernapas, seperti karena pingsan maupun tenggelam. Langkah memberi napas buatan diantaranya:

  1. Membuka jalan napas pada paru-paru
  2. Melakukan pernapasan buatan
  3. Melakukan pemijatan jantung

Kelainan pada Sistem Pernapasan

  • Asma
  • Sinusitis
  • Renitis
  • Bronchitis
  • Tonsillitis
  • Tuberculosis / TBC
  • Emfisema
  • Difteri
  • Asfiksi
  • Pneumonia

Sistem Pernapasan pada Hewan / Burung

Struktur Alat Pernapasan Burung 

  • Lubang hidung luar
  • Lubang hidung dalam
  • Celah tekak
  • Trakea
  • Sirig
  • Paru-paru

Proses Pernapasan terhadap Burung

Pernapasan Ketika Istirahat
  1. Proses inspirasi
  2. Proses ekspresi
  3. Pernapasan ketika Terbang

Sumber Materi: Buku Biologi Kelas 11 Semester 2 Terbitan BSE

rangkuman
Gravatar Image
Keseharian mengajar, hobi menulis dan membaca buku.

Leave a Reply

Your email address will not be published.