materi biologi

Materi Sistem Reproduksi

Posted on
Advertisements

Berikut rangkuman materi Biologi bab 9 K13 Revisi Kelas 11 pada ringkasan materi ini akan membahas tentang Sistem Reproduksi. 

Materi Sistem Reproduksi

sistem reproduksi
Photo by Pixabay on Pexels.com

Reproduksi Laki-Laki

Manusia berkembang biak secara kawin maupun seksual. Pada proses diperlukan alat reproduksi, baik alat reproduksi wanita ataupun laki-laki. 

Alat Reproduksi Laki-Laki

Alat Reproduksi Luar

Alat reproduksi laki-laki dibedakan menjadi 2 jenis, adalah:

  1. Penis, adalah alat reproduksi memiliki fungsi agar dapat kopulasi/persetubuhan. Penis ini memiliki 3 rongga, 2 rongga yaitu dibagian bawah. Ketiga rongga itu dibentuk dengan jaringan spons
  2. Skrotum, disebut pula dengan kantong pelir. Pada skrotum ada alat reproduksi disebut dengan testis. Alat reproduksi lelaku ada dua skrotum adalah skrotum bagian kiri serta kanan. Skrotum di otot-otot, yaitu otot dartos, otot dan kremaster.
Alat Reproduksi Dalam
  1. Testis, testis ini ada pada kantong skrotum memiliki fungsi agar dapat memproduksi sperma, ciri dari kelamin sekunder terhadap seorang laki-laki adalah suara membesar, tumbuhnya kumis, jenggot, serta rambut-rambut di bagian tertentu, dan bentuk dada yang bidang. 
  2. Epididymis, adalah saluran mempunyai panjang 7m serta hubungkan antara testis bersama vas deferens. Pada epidididmis tersebut, sperma ini dihasilkan pada testis ini akan ditampung sebentar, kurang lebih 2 minggu serta alami proses pematangan sampai sperma menjadi dewasa.
  3. Vasdeferens, sesudah sperma dewasa, dari saluran epidididmis sperma ini disalurkan pada vas deferens. Vas deferens hasilkan secret serta kelenjar, diantaranya yaitu kelenjar prostat, kelenjar cowper, dan vesikula seminalis
  4. Duktus ejakulator, sesudah dari vas deferens, mani terbentuk ini akan dialirkan pada bagian saluran pemancaran disebut dengan duktus ejakulator. Sperma tersebut disemprotkan melalui saluran pada penis adalah uretra. Keadaan tersebut, penis sedang keadaan menegang, agar bisa salurkan semen pada alat kelamin wanita, dimana peristiwa tersebut disebut dengan ejakulasi. 

Pembentukan Sel Kelamin

Lelaki normal yang telah masuki usia dewasa akan hasilkan sel kelamin lelaki maupun disebut pula dengan sperma. Adapun sperma tersebut memiliki bentuk di dalam testis. Proses pembentukan sperma disebut dengan spermatogenesis. Sel induk sperma ini memiliki kromosom kisaran 23 pasang. 

Spermatogenesis

Proses pembentukan sperma ini bermula dari suatu pembelahan dengan mitosis dari sel spermatogonia, berikutnya sel spermatogonia alami perkembangan sehingga menjadi spermatosif primer

Struktur Sperma

Sel sperma mempunyai struktur khusus. Di bawah ini terdapat sel sperma mempunyai struktur di bawah ini:

  1. Kepala
  2. Bagian tengah
  3. Ekor

Reproduksi Wanita

Alat Reproduksi Wanita

Organ reproduksi wanita yaitu diantaranya:

  1. Organ reproduksi luar, disebut pula dengan vulva.
  2. Alar reproduksi dalam, organ reproduksi dalam terhadap wanita yaitu ovarium, uterus / rahim, dan vagina.

Pembentukan Sel Telur / Ovum

Proses pembentukan sel-sel telur disebut pula dengan oogenesis, dimana proses tersebut berlangung pada ovarium / indung telur. Fungsi hormone FSH, yaitu:

  1. Mengatur suatu proses pertumbuhannya sel telur.
  2. Hasilkan hormone estrogen.
  3. Mempengaruhi sel folikel memiliki fungsi agar dapat memberikan nutrien terhadap sel telur. 

Ovulasi

Ovulasi merupaka proses  pelepasan sel telur. Proses ovulasi ini dipengaruhi dengan hormone, adalah LH serta FSH.

Proses Terjadinya Menstruasi

Menstruasi terjadi dikarenakan sel telur dilepaskan folikel tidak bisa dibuahi oleh sel-sel sperma. Sesudah pelepasan sel telur, maka folikel tersebut akan kosong, berikutnya akan membentuk korpus luteum memiliki warna kuning. 

Fertilisasi

Merupakan proses eleburan antar sel telus bersama spermatozoa. Saat sel telur dilepaskan dari folikel pada ovarium, maka sel telurnya menuju pada tuba falopi / saluran oviduk. Jika saat keadaan tersebut terjadi hubungan seksual, maka spermatozoanya bisa membuahi ovum pada saluran tuba fallopi

Kehamilan

Sesudah terbentuknya zigot, maka zigot membelar kemudian untuk membentuk embrio lalu tertanam pada Rahim. Saat ada pada Rahim, embrio ini pun selalu membelah serta alami perkembangan agar dapat membentuk janin/fetus

Air Susu Ibu / ASI

ASI dihasilkan kelenjar susu terhadap payudara wanita yang bisa memproduksi, biasanya akan dihasilkan sesudah kehamilan tua maupun sesudah melahirkan. 

Struktur serta Fisiologi Payudara

Perubahan fisiologis payudara disebabkan beberapa faktor, yaitu:

  1. Pertumbuhan serta proses penuaan
  2. Daur haid
  3. Kehamilan
Manfaat ASI
  1. Agar dapat menjaga kesehatan serta mempertahankan kelangsungan hidup bayi.
  2. Memiliki kandungan zat gizi diperlukan agar pertumbuhan serta sesuai dengan penceraannya. 

Kelainan Terjadnya Organ Reproduksi

  1. Penyempitan saluran telur / oviduk
  2. Mandul / infertilitas
  3. Impotensi
  4. Kanker cerviks / mulut rahim
  5. Kanker payudara
  6. Sifilis
  7. Herpes simplex
  8. Endometriosis

Itulah ringkasan materi tentang Sistem Reproduksi yang merupakan ringkasan materi Biologi kelas 11, semoga bisa bermanfaat sebagai media belajar kamu.

Sumber Materi: Buku Biologi Kelas 11 Semester 2 Terbitan BSE

rangkuman
Gravatar Image
Keseharian mengajar, hobi menulis dan membaca buku.

Leave a Reply

Your email address will not be published.